Iuh-iuh, Nu Matak Linduh


Sanajan ngan ukur sacangkewok
Moal jadi matak hook
Beuki lila oge tangtu beuki repok
Da cicing mah lain ngan ukur di rorompok

Eusina, pakena taya nu onjoy
Barang-barangna teu matak moronyoy
Nu nempo teu usik, anggeur tonggoy
Iuh-iuhnna ngan ukur make sorondoy

Sanajan loba nu ngaranah-ngarinah
Itu reujeung eta ngan ukur alah
Tampa wae, ku hate anu leah
Engke oge bakal merenah bebenah

Tumaninah, lain ku gede imah
Tugenah, lain ku leutik lelemah
Eta mah ayana dina jero manah
Sagalana nyampak moal bisa dipondah

Nu penting, luhurna matak iuh
Sisi gigirna teu ngaganggu tunduh
Sanajan amparan tina palupuh
Kana hate, pikiran kumatak linduh

(Dicutat tina : http://www.facebook.com/note.php?note_id=412119586893)

Hidup adalah Perjuangan


Ya…, kita sering mendengar perkataan atau ucapan ini. Dan memang ungkapan ini sudah tidak asing lagi di telinga. Dan kita juga sudah mungkin memahami kebenaran ungkapan ini. Kita meyakini bahwa memang kita hidup adalah untuk berjuang.

Namun pertanyaannya yang muncul kemudian adalah apa yang diperjuangkan dalam hidup ini? Jika kita mengakui dan meyakini bahwa hidup ini untuk berjuang, sudah barang tentu ada hal yang sedang atau harus diperjuangkan. Perjuangan untuk meraih atau mendapatkan sesuatu yang diperjuangkan, untuk meraih hasil akhir yang menjadi tujuan dari hidup ini.

Ungkapan ini memang mudah dipahami dan kita semua juga (mungkin) meyakininya sebagai sesuatu yang benar, bahwa hidup adalah untuk berjuang. Namun jika pertanyaannya dilanjutkan dengan memperjuangkan apa, maka jawaban dari setiap kita tentu akan memiliki perbedaan. Ada perbedaan dari apa yang diperjuangkan.

Dari segi kata, perjuangan identik dengan persaingan atau bahkan peperangan. Tujuannya untuk meraih apa yang dicita-citakan atau membuktikan agar keinginan menjadi kenyataan. Perjuangan memerlukan kegigihan dalam pemikiran, sikap dan perbuatan. Karena perjuangan ini menuntut bagaimana kita berhasil mendapatkan apa yang diperjuangkan. Dalam melakukan perjuangan diperlukan pemikiran atau keyakinan tentang apa yang diperjuangkan sehingga tidak mudah goyah atau berpaling dari apa yang diperjuangkan atau jalan perjuangan. Begitu dengan sikap dan perbuatan. Sikap muncul dari keyakinan yang kuat dan dipraktekan dalam perbuatan untuk meraih cita-cita (perjuangan). Jadi perjuangan tidak hanya keyakinan tentang sesuatu saja, namun jiga harus disikapi dan dipraktekan bagaimana keyakinan yang diyakininya. Apalagi jika hanya meyakini bahwa hidup ini untuk berjuang tanpa mengetahui apa yang harus diperjuangkan. Jika tujuan perjuangan saja tidak pernah diketahui, bagaimana mau berjuang. Berjuang bukan hanya keyakinan akan ungkapan hidup adalah perjuangan.

Berkaitan dengan perjuangan ini, ada berbagai macam persepsi orang tentang apa yang harus diperjuangkan dalam hidup ini. Perbedaan ini memang berkaitan dengan perbedaan keyakinan tentang apa yang menjadi tujuan hidup ini. Atau bisa juga karena memang tidak memiliki tujuan hidup, sehingga perjuangannya tergantung atau bisa dipengaruhi oleh lingkungan.

Jika seseorang yang hidupnya mengejar kesuksesan dunia, maka itulah perjuangannya. Bagaimana mengejar kesuksesan dunia. Hidupnya akan ditujukan atau didedikasikan untuk meraih hal tersebut. Atau dalam lingkup yang kecil, misalnya seorang pelajar di suatu sekolah. Dia akan meyakini tentang perjuangannya mendapatkan hasil atau nilai yang bagus dan dapat lulus dengan peringkat yang baik atau terbaik. Contoh lainnya, seorang ibu yang mau melahirkan, bisa dikatakan berjuang bagaimana bisa melahirkan anaknya dengan selamat, dan dirinya juga bisa melahirkan dengan selamat. Seseorang yang sedang menjalani pengobatan, maka akan berjuang untuk melawan penyakit yang sedang diidapnya agar bisa sembuh. Dan contoh perjuangan-perjuangan lainnya. Ini adalah contoh kecil tentang perjuangan yang diyakini oleh sebagian orang.

Namun jika kita berbicara hidup adalah perjuangan, maka lingkup yang dijadikan lahan perjuangan adalah HIDUP. Jadi kehidupan ini yang dijadikan acuan untuk berjuang. Acuan hidup adalah dari ketika lahir sampai meninggal dunia. Jadi acuan perjuangan adalah dari ketika lahir ke dunia ini sampai akhir hayat. Dalam menjalani kehidupan dari awal sampai akhir tersebut ada sesuatu yang harus diperjuangkan. Dan harus diyakini bahwa ada perjuangan yang utama dan paling besar dalam hidup ini. Perjuangan yang berkaitan dengan mengapa kita hidup, atau apa tujuan dari kehidupan manusia ini.

Jika pokok permasalahan apa yang diperjuangkan dalam kehidupan ini adalah berkaitan dengan tujuan dari kehidupan manusia, maka setiap manusia akan memiliki kesamaan tujuan perjuangan hidup, memiliki kesamaan apa yang diperjuangkan. Jika begitu, apa tujuan perjuangan hidup manusia? Untuk menjawabnya, manusia harus mengetahui tujuan dari kehidupannya. Dengan mengetahui tujuan dari kehidupannya, akan mengetahui apa yang harus diperjuangkannya. Tujuan kehidupan manusia di dunia ini tidak terlepas dari adanya Sang Pencipta, Allah SWT. Sang Pencipta menciptakan mahkluknya termasuk manusia, bukan tanpa tujuan. Manusia diciptakan dengan adanya tujuan, yaitu untuk mengabdi kepada Sang Pencipta. Jadi perjuangan yang harus dilakukan manusia, sesuai dengan tujuan penciptaannya adalah bagaimana agar bisa mengabdi kepada-Nya. Memperjuangkan bagaimana Hak-hak Allah bisa dijalankan. Hidup adalah perjuangan untuk memperjuangkan agar manusia bisa mengabdi dengan benar kepada Sang Penciptanya.