Kekurangan dan Kelebihan


Ada orang yang memiliki kelebihan. Di sisi lain, ada juga orang yang memiliki kekurangan. Dua itu sudah menjadi lumrah adanya dalam diri manusia.

Namun, ada berbagai persepsi dan berbagai sikap dalam menyikapi dan menghadapi kelebihan dan kekurangan diri. Kelebihan diri bisa menyebabkan seseorang menyombongkan diri, menganggap diri paling unggu atau paling lebih karena memiliki kelebihan. Kekurangan diri menyebabkan seseorang depresi, merasa terhina, merasa rendah diri karena memiliki kekurangan yang (mungkin) tidak dimiliki oleh orang lain.

Mungkin bagi sebagian kecil orang memiliki kelebihan adalah anugrah yang harus dipamerkan. Apalagi jika melihat kelebihannya itu tidak dimiliki oleh orang lain, setidaknya di lingkungan bergaulnya. Dia memiliki pandangan bahwa “akulah yang paling …“.

Bagi sebagian kecil lagi, memiliki kekurangan adalah cela yang harus ditutup-tutupi atau disingkirkan. Apalagi jika kekurangan yang dimilikinya tidak dimiliki oleh orang lain. Yang pada akhirnya akan merasa rendah diri, tidak memiliki kepercayaan diri dalam bergaul dan dalam menjalani kehidupannya. Bahkan bisa saja menimbulkan depresi atau tekanan jiwa karena terus-menerus memikirkan kekurangan yang ada pada dirinya.

Lalu, bagaimanakah kita harus menyikapinya…?

Kekurangan dan kelebihan adalah bumbu kehidupan. Manusia adalah makhluk yang sempurna dalam penciptaannya. Salah satu ciri kesempurnaannya adalah memiliki kekurangan dan kelebihan. Sebagai manusia yang sempurna, pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. Setiap manusia dianugrahi atau diberikan kekurangan dan kelebihan. Tidak ada orang yang hanya memiliki kekurangan saja tanpa kelebihan. Begitu juga sebaliknya, tidak ada manusia yang hanya diberi kelebihan tanpa kekurangan.

Yang merasa memiliki kelebihan, jangan lupa bahwa dirinya juga memiliki kekurangan. Jadi jangan merasa dirinya paling ….

Yang memiliki kekurangan, jangan berat menjalani kehidupan. Karena di sisi lain dirinya memiliki kelebihan. Mengapa tidak melupakan kekurangan dan mencari kelebihan diri untuk memotivasi menjalani kehidupan yang diliputi perasaan memiliki kekurangan.

Dan, yang paling penting lagi adalah keduanya (kekurangan dan kelebihan) adalah anugrah dari Sang Pencipta. Syukuri apapun yang kita punya. Kekurangan atau kelebihan, jika disyukuri akan membawa kenikmatan dalam menjalani kehidupan.