Ngaran Itung-itungan


Baheula mah dina ngitung teh rada aneh oge. Lain aneh-aneh teuing, tapi beda. Enya beda jeung ayeuna. Aya istilah-istilah anu beda jeung kaayeunakeun mah tara teuing dipake. Paling anu masih keneh dipake teh dina bulan puasa, jalma-jalma teh dina poe lilikuran mah loba anu ari’tikaf di masigit. Naon atuh anu disebut lilikuran teh…?

Dina itung-itungan atawa milang aya istilah-istilah anu osok dipake, diantarana wae:

  1. Sasiki, nuduhkeun jumlah anu ngan aya hiji.
  2. Salayan, nuduhkeun kana jumlahna aya dua, anu dijadikeun papasangan.
  3. Sapasang, sarua jeung salayan.
  4. Salosin, nuduhkeun jumlah 12 (dua welas).
  5. Sakodi, nuduhkeun jumlah 20 (dua puluh).
  6. Salikur, nuduhkeun jumlah atawa itungan 21 (dua puluh hiji).
  7. Dua Likur, nuduhkeun jumlah atawa itungan 22 (dua puluh dua).
  8. Tilu Likur, nuduhkeun jumlah atawa itungan 23 (dua puluh tilu).
  9. Opat Likur, nuduhkeun jumlah atawa itungan 24 (dua puluh opat).
  10. Lima Likur, nuduhkeun jumlah atawa itungan 25 (dua puluh lima).
  11. Salawe, nuduhkeun jumlah atawa itungan 25 (dua puluh lima).
  12. Genep Likur, nuduhkeun jumlah atawa itungan 26 (dua puluh genep).
  13. Tujuh Likur, nuduhkeun jumlah atawa itungan 27 (dua puluh tujuh).
  14. Dalapan Likur, nuduhkeun jumlah atawa itungan 28 (dua puluh dalapan).
  15. Salapan Likur, nuduhkeun jumlah atawa itungan 29 (dua puluh salapan).
  16. Saraju, nuduhkeun jumlahna 40 (opat puluh).
  17. Sawidak, nuduhkeun jumlahna 60 (genep puluh).
  18. Sagros, nuduhkeun jumlahna 144 (saratus opat puluh opat).
  19. Salaksa, nuduhkeun jumlahna 10000 (sapuluh rébu).

Mengenal Elektronika Digital


Rangkaian elektronika digital merupakan elektronika dasar yang melandasi perkembangan komputer. Rangkaian penyusun komputer terdiri dari rangkaian elektronika digital.

Elektronika digital merupakan aplikasi dari aljabar bool. Sebagaimana aljabar bool yang hanya melibatkan dua buah bilangan: 0 dan 1, rangkaian elektronika digital juga memiliki kesamaan nilai arus listrik yang mengalir atau tegangan dalam rangkaiannya. Ada dua jenis tegangan yang dijadikan dasar untuk membedakan nilainya. Ada tegangan yang bisa dianggap bernilai 1 (logika 1) dan ada juga tegangan yang dianggap bernilai 0 (logika 0). Jadi dalam rangkaian elektronika digital hanya mengenal dua buah kondisi tegangan.

Sebagaimana operasi pada aljabar bool, rangkaian elektronika digital juga menggunakan operasi tersebut dalam pengoperasiannya. Operasi yang bisa dilakukan dalam aljabar bool yaitu OR, AND dan NOT, bisa diaplikasikan dalam rangkaian elektronika digital. Rangkaian yang mengadopsi operator aljabar bool tersebut dikenal dengan gerbang logika (logic gate). Sehingga ada gerbang logika OR, gerbang logika AND dan gerbang logika NOT. Di dalam gerbang logika ada yang dinamakan dengan gerbang logikanya sendiri, ada juga masukan (input) dan keluaran (output). Kondisi masukan menentukan keluaran yang dihasilkan oleh gerbang logika yang digunakan, begitu juga dengan jenis gerbangnya.

Untuk menentukan kondisi keluaran dari masing masing gerbang logika, maka bisa dilihat dengan menggunakan tabel kebenaran. Tabel kebenaran yang digunakan untuk melihat kondisi keluaran masing-masing gerbang logika diperlihatkan sebagai berikut:

Gerbang Logika NOT

INPUT OUTPUT
a a’
0 1
1 0

Gerbang Logika AND

INPUT OUTPUT
a b a . b
0 0 0
0 1 0
1 0 0
1 1 1

Gerbang Logika OR

INPUT OUTPUT
a b a + b
0 0 0
0 1 1
1 0 1
1 1 1

Berdasarkan pada tabel kebenaran di atas, logika masukan dan keluarannya dilambangkan dengan 0 dan 1, yang menggambarkan kondisi tegangan pada gerbang logika tersebut. Untuk kondisi normal, logika 0 menggambarkan tegangan dengan level rendah, sementara logika 1 menggambarkan tegangan level tinggi. Gerbang logika NOT, keluarannya selalu berlawanan dengan kondisi masukannya. Jika masukannya memiliki tegangan level rendah akan menghasilkan tegangan level tinggi. Untuk gerbang logika lainnya bisa dilihat pada tabel kebenarannya.

Mengenal Komputer


Kata “komputer”, sudah tidak asing lagi. Semua orang pasti sudah mengenal atau minimal mendengar kata komputer. Namun, sebenar apa itu komputer?

Komputer berasal dari kata bahasa Inggris computer yang menunjukkan arti bagi orang atau sesuatu alat yang digunakan untuk menghitung atau melakukan perhitungan. Jadi pada awalnya komputer adalah sebutan untuk alat yang digunakan untuk melakukan perhitungan aritmatika. Namun, dalam perkembangannya sekarang ini, komputer bukan hanya alat yang khusus digunakan untuk berhitung saja. Banyak fungsi yang bisa dilakukan dengan menggunakan komputer. Mulai dari pengetikan, untuk penyebaran informasi dan pengolahan data, desain dan penyimpanan data.

Untuk bisa berfungsi, komputer membutuhkan komponen-komponen penyusun yang harus ada di dalamnya. Pada dasarnya komputer tersusun atas dua bagian yaitu bagian-bagian penyusun atau komponennya dan bagian yang termasuk cara kerja atau menjalankannya. Bagian-bagian penyusunnya bisa disebut dengan perangkat keras (hardware) yang bisa dilihat walau kadangkala harus menggunakan alat khusus. Sedangkan bagian yang menjalankannya atau bagaimana tata kerja (cara kerja) komputer disebut juga dengan perangkat lunak (software) yang tidak dapat dilihat atau tidak terlihat wujudnya. Sebagai tambahannya, ada juga yang disebut dengan brainware, yaitu yang mengoperasikannya.

Bagian-bagian penyusun komputer, dibagi ke dalam tiga bagian yaitu bagian masukan (input), bagian pengolah (prosesor), dan keluaran (output). Sederhananya, komputer bisa diibaratkan sebagai sebuah pabrik. Pabrik memerlukan bahan baku untuk melakukan kegiatan produksinya. Dan hasilnya berupa barang jadi atau setengah jadi sebagai hasil dari kegiatan produksinya. Sementara pabrik itu sendiri diibaratkan sebagai prosesornya.

Sementara cara kerja atau perangkat lunak komputer, bisa diibaratkan adalah pedoman bagi pabrik bagaimana cara mengolah masukan (input) menjadi keluaran (output). Bagaimana cara mengolah masukan yang mungkin saja berbeda-beda untuk dijadikan keluaran yang mungkin juga berbeda-beda. Untuk mengolahnya diperlukan pedoman bagaimana cara pengolahannya. Dan operator pabrik bisa disebut juga dengan brainwarenya.